Sering kali kalau jalan-jalan ke market kita melihat ada 1 (satu) product yang ada kemasan kecil (small pack) dan juga yg kemasan besar (big pack). Nah kira-kira apa sih tujuan penjualan ada variasi ukuran?
Small pack adalah untuk merujuk pada market yang lebih ekonomis. Meski price menjadi lebih murah, namun justru volume market disini paling besar. Small pack distribusi pemasarannya juga lebih traditional, seperti pasar becek, atau sering juga di sebut GT (gross trade), dan juga di warung-warung kecil sekitar kita. Kenapa volume market nya bisa paling besar, itu karena harganya yang lebih murah dan sangat mudah dijangkau di sekitar kita.
Big Pack juga tidak kalah pentingnya. Big pack dipasarkan di tempat yang lebih modern (Modern Trade/MT), seperti mini market dan hyper market. Big pack mempunyai harga yang lebih tinggi dibanding small pack karena gramasinya juga lebih banyak. Tujuan big pack biasanya untuk customer yang sudah loyal. Jadi untuk mencoba customer biasanya membeli yang small pack. Jika sudah cocok maka mereka akan membeli yang big pack.
Seperti apa sih masing-masing kemasan Small & Big Pack ini. Sama seperti namanya kita akan sangat mudah membedakan nya. Kemasan Small pack didominasi dengan kemasan sachet, mini pouch, mini tube, disini mayoritas material menggunakan flexible packaging, karena harganya yang relatif murah, dan bisa di proses dalam jumlah banyak.
Sedangkan kemasan Big Pack di dominasi oleh bottle or jar, dan big pouch. Karena size nya yang banyak maka biasanya penjual menyediakan kemasan atau wadah yang lebih kokoh, sehingga berfungsi juga untuk fungsi refill. Disini harga kemasannya juga cukup tinggi.
